Mahasiswa IAI Syaichona Mohammad Cholil Angkat Biografi Ulama Besar Bangkalan ke Bahasa Internasional

iaisyaichona.ac.id – Mahasiswa dan dosen Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua akademisi kampus hijau tersebut, Amir Hamzah (Dosen Bahasa Inggris) dan Husni Mubarak (Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah), tampil dalam acara TV Talkshow “Kopi Darmo” yang disiarkan oleh TV9 Nusantara pada Rabu, 5 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya membahas proyek istimewa bertajuk “Penerjemahan Buku Biografi Ulama Besar Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan ke dalam Versi Bahasa Inggris.” Proyek ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan sosok Syaichona Cholil—ulama kharismatik asal Bangkalan—ke ranah internasional melalui karya akademik dan linguistik.

Dalam talkshow yang dipandu oleh Indah Chumaidi ini, Amir Hamzah menjelaskan bahwa penerjemahan buku tersebut merupakan wujud nyata implementasi Kurikulum Merdeka di kampus IAI Syaichona Mohammad Cholil. “Proyek ini lahir dari kebebasan berekspresi mahasiswa. Mereka memilih sendiri karya yang ingin digarap, dan kami arahkan agar berdaya guna secara akademik dan sosial,” ujarnya.

Buku yang mereka terjemahkan berjudul “Surat kepada Anjing Hitam”, sebuah karya biografi yang menggambarkan perjalanan spiritual dan intelektual Syaichona Mohammad Cholil. Versi Bahasa Inggris ini menjadi terjemahan pertama dari karya tersebut tanpa mengubah substansi isi sedikit pun.

Amir menuturkan bahwa proses penerjemahan dilakukan selama satu semester penuh, sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Tujuan utamanya adalah memperkenalkan sosok ulama besar asal Bangkalan ini ke khalayak internasional. “Kami berharap karya ini bisa menjangkau pembaca luar negeri dan menjadi langkah awal untuk menerjemahkan ke bahasa resmi PBB seperti Arab, Mandarin, Rusia, Prancis, dan Spanyol,” tambahnya.

Lebih jauh, Amir juga menyampaikan harapan agar ada produser film yang tertarik mengangkat kisah perjuangan Syaichona Mohammad Cholil ke layar lebar. “Beliau bukan hanya tokoh Bangkalan, tetapi inspirasi dunia Islam,” tegasnya.

Kehadiran dosen dan mahasiswa IAI Syaichona Mohammad Cholil di acara Kopi Darmo ini menjadi bukti bahwa kampus pesantren mampu menghasilkan karya intelektual yang melintasi batas bahasa dan budaya. Dengan semangat “dari Bangkalan untuk dunia,” mereka membawa nama besar pesantren ke ranah internasional.

Pos terkait