iaisyaichona.ac.id – Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) kembali menunjukkan komitmen tingginya dalam mengayomi mahasiswa. Tidak hanya memberikan pendidikan di ruang kelas, INSYA hadir sebagai “orang tua” yang sigap ketika mahasiswanya tertimpa musibah.
Hal ini terlihat pasca kecelakaan lalu lintas yang menimpa dua mahasiswa INSYA, Zainal Arif (Prodi Ekonomi Syariah, Angkatan 24) dan Ramdani Faqih (Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Angkatan 25), pada Jumat pagi (26/12/2025).
Sebagai wujud kepedulian yang mendalam, pada hari Ahad (28/12/2025), rombongan pimpinan tinggi kampus melakukan kunjungan langsung ke RSUD Syamrabu Junok, Bangkalan. Rombongan ini dipimpin oleh Ketua Senat INSYA, KH. Mohammad Nasih Aschal, dan Rektor INSYA, Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I. Turut hadir mendampingi dalam kunjungan tersebut Kaprodi Ekonomi Syariah, Ibu Galuh Mustika Argarini, serta perwakilan Bagian Sosial INSYA, Ibu Iklimah.
Respons Cepat Wakil Rektor III di Lokasi Kejadian
Kepedulian INSYA sejatinya telah ditunjukkan sejak detik-detik awal musibah terjadi pada Jumat lalu. Sesaat setelah menerima kabar kecelakaan sekitar pukul 07.30 WIB, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Arif Mulyohadi beserta jajarannya langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tim WR III tidak hanya melakukan upaya pengamanan dan pengawalan terhadap korban menuju rumah sakit, tetapi juga mendampingi proses pelaporan ke pihak berwajib. Berkat pendampingan intensif dari pihak kampus, insiden ini berhasil disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan, sebagaimana tertuang resmi dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi dari Satlantas Polres Bangkalan. Langkah ini diambil untuk memastikan hak-hak mahasiswa terlindungi dan proses hukum berjalan dengan baik dan damai.
Dukungan Moril Pimpinan Kampus
Dalam kunjungan di rumah sakit hari ini, suasana kekeluargaan sangat terasa hangat. KH. Mohammad Nasih Aschal memimpin doa demi kesembuhan kedua mahasiswa tersebut.
“Kami mendoakan agar keduanya lekas sembuh dan bisa segera berkuliah kembali di INSYA. Saya berpesan agar kalian tetap bersabar menerima segala bentuk ujian dari Allah SWT,” tutur Ra Nasih menenangkan para mahasiswa.
Sementara itu, Rektor INSYA, Dr. Fera Andriani Djakfar, memberikan suntikan semangat agar Zainal dan Ramdani tidak larut dalam kesedihan. Beliau menekankan bahwa ujian adalah cara Allah menaikkan derajat hamba-Nya.
“Jangan sampai berputus asa. Segala musibah adalah bentuk ujian di mana seseorang akan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT bilamana sabar dan menerima terhadap takdir yang telah Allah tetapkan,” pesan Rektor perempuan pertama INSYA tersebut dengan penuh empati.
Diketahui, akibat kecelakaan tersebut, Ramdani Faqih dijadwalkan akan menjalani operasi akibat patah tulang, sedangkan Zainal Arif mengalami retak dan luka ringan. Kehadiran lengkap dari unsur Senat, Rektorat, Kaprodi, hingga Bagian Sosial ini menegaskan soliditas INSYA sebagai kampus yang humanis dan peduli.







