Naik Level ke Kancah Internasional, Prodi PBA INSYA Bangkalan Gelar “Al-Nada 1” Peringati Hari Bahasa Arab Sedunia

iaisyaichona.ac.id – Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab Sedunia yang jatuh setiap tanggal 18 Desember, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Syaichona Muhammad Cholil (INSYA) Bangkalan sukses menggelar Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk “Al-Nada 1” (الندوة الدولية الأولى للغة العربية).

Kegiatan bergengsi ini dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025) bertempat di Auditorium INSYA. Mengangkat tema besar “اللغة العربية وتحديات البقاء في عصر الإنفتاح اللغوي والثقافي” atau “Tantangan Eksistensi Bahasa Arab di Era Keterbukaan Bahasa dan Budaya”, acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan INSYA, Dekan Fakultas Tarbiyah, dosen pengajar, serta seluruh mahasiswa PBA dari semester 1 hingga 7.

Bacaan Lainnya

Apresiasi Rektor: Dari Semnasbara Menuju Al-Nada

Rektor INSYA, Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Beliau menyoroti peningkatan kualitas kegiatan akademik di lingkungan Prodi PBA.

“Kegiatan ini luar biasa. Biasanya PBA melaksanakan Seminar Nasional Bahasa Arab yang dikenal dengan Semnasbara, namun alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi seminar internasional dengan istilah Al-Nada,” ujar Dr. Fera.

Lulusan Universitas Al-Azhar ini juga menekankan bahwa peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia tidak boleh berhenti pada tatanan seremonial semata.

“Mudah-mudahan hal ini bukan seremonial semata, melainkan bisa memperbaharui semangat kita dalam mempelajari bahasa Al-Quran ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga menyinggung tantangan internal dan eksternal yang dihadapi, termasuk stagnasi jumlah mahasiswa di tengah upaya kampus mendatangkan pengajar ahli dari luar negeri.

“Akhir-akhir ini bahasa Arab mengalami tantangan internal dan eksternal. PBA mengalami tantangan luar biasa, baik itu jumlah mahasiswa yang tidak bertambah padahal semestinya tren itu naik. Padahal kampus ini sudah mendatangkan pengajar internasional dari Mesir yang pakar dalam bahasa Arab untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa,” tegasnya.

Ia menutup sambutannya dengan pesan mendalam bagi para mahasiswa. “Pejuang bahasa Arab harus tetap semangat sebagai penjaga nash teks-teks keagamaan, maka kita harus cinta bahasa Arab.”

Hadirkan Pakar dari Tiga Negara

Seminar Al-Nada 1 ini menghadirkan tiga narasumber kompeten yang mengupas tuntas tantangan bahasa Arab dari berbagai perspektif:
1. Habib Abdurrahman al-Musawa (Malaysia), Pimpinan Madrasah Ribath al-Musawa Malaysia. Membahas strategi dan inovasi pengembangan bahasa Arab di kawasan Asia Tenggara.
2. Syekh Nasreldin Muhamed Abdelrazek Muhamed (Mesir), Pakar Bahasa Arab dari Al-Azhar Mesir. Mengupas topik Bahasa Arab di tengah arus budaya global.
3. Qumaruzzaman, M.Pd. (Indonesia), Peneliti Bahasa Arab INSYA Bangkalan. Fokus membahas jawaban atas tantangan bahasa Arab dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Antusiasme peserta terlihat jelas di lokasi acara. Seluruh mahasiswa PBA yang mengenakan seragam prodi berwarna biru memadati auditorium dan mengikuti materi dengan khidmat. Kehadiran para pakar internasional ini diharapkan mampu memantik semangat baru bagi civitas akademika INSYA dalam menjaga dan mengembangkan bahasa Arab di era globalisasi.

Pos terkait