iaisyaichona.ac.id – Kemah Bahasa Arab (KBA) merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HIMA PBA) Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan. Hingga tahun ini, HIMA PBA telah sukses menyelenggarakan KBA selama sembilan tahun berturut-turut.
Pada pelaksanaan tahun 2025, KBA ke-9 mengusung tema “تحت العنوان إحياء مجتمع اللغة العربية في العصر الحديث” yang berarti Revitalisasi Komunitas Bahasa Arab di Era Modern. Kegiatan ini diikuti oleh ±23 peserta dan dilaksanakan selama empat hari, mulai Jumat, 26 Desember 2025 hingga Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Cendekia Miftahul Ulum Al-Bajra, Desa Kemarong, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan.
Kegiatan pembukaan KBA IX dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari unsur pimpinan kampus dan pemerintahan setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I selaku Rektor INSYA, Bapak Dr. H. Nur Fauzi, M.Hum selaku dosen INSYA sekaligus Pengasuh Cendekia Miftahul Ulum Al-Bajra Desa Kemarong, serta Dr. Hj. Muthmainnah, M.Si., M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah. Turut hadir pula Bapak Dr. Arif Muldjohadi, S.H., M.Hum selaku Wakil Rektor III INSYA, Bapak Fathori Rois, M.EI selaku Kepala Bagian UKM dan Humas, Bapak M. Rofi’i, M.Pd, serta Bapak Indra Riski selaku Sekretaris Desa Jenteh, Kemarong, Kwanyar.
Selain itu, acara pembukaan juga dihadiri oleh Alex Maulana selaku Presiden Mahasiswa INSYA, Ario Abdurrohim selaku Gubernur Fakultas, serta Ainul Yaqin dan Kholilurrahman selaku perwakilan DPM Fakultas dan DPM KM.
Ketua Pelaksana KBA IX, Sa’dullo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan masyarakat, selaras dengan kompetensi lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Selain itu, KBA juga menjadi sarana promosi kampus sekaligus wadah pembelajaran di luar kelas bagi mahasiswa.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan KBA ke-9 memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam aspek pendanaan dan ketersediaan sumber daya manusia. “Konsep KBA kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kami menyediakan fasilitas berupa tenda di kawasan Pantai Goa Petapa, sehingga membutuhkan pendanaan yang lebih besar serta SDM yang memadai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sa’dullo berharap agar kegiatan KBA dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa. “Semoga apa yang diperoleh dari KBA dapat diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat secara lebih luas,” tuturnya.
Kegiatan KBA IX turut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang memberikan wawasan dan pemahaman keilmuan kepada peserta. Narasumber tersebut antara lain Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I dengan materi Revitalisasi Komunitas Bahasa Arab Era Modern: Menghidupkan Kembali Semangat Bahasa, Moh. Karror, M.Pd dengan materi Kepemimpinan Modern dalam Revitalisasi Bahasa Arab: Perspektif Teori, Praktik, dan Tantangan Implementasi di Era Digital, serta materi ITHLA DPW IV yang disampaikan oleh Ario Abdurrohim selaku Co. Litbang ITHLA DPW IV periode 2026–2027.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan KBA IX juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang bertujuan meningkatkan semangat, kreativitas, dan kompetensi peserta. Adapun para pemenang lomba sebagai berikut:
-
Juara Memindah Botol – Kelompok 5
-
Juara Memasang Baju – Kelompok 3
-
Juara Pegang Sedotan – Kelompok 1
-
Juara Khitobah – Fitri (Kelompok 2)
-
Juara Ghina’ ‘Araby – Muhibuddin (Kelompok 1)
-
Juara Baca Kitab – Amin (Kelompok 5)
-
Juara Qiroatus Syi’ir – Fitri (Kelompok 2)
-
Penampilan Terbaik – Kelompok 1
-
Kelompok Terbaik – Kelompok 4
-
Peserta Terbaik – Fajri
Dalam sambutannya, Ketua HIMA Prodi PBA INSYA, Farhan Ma’arif, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan KBA ke depan dapat terus dievaluasi dan dikembangkan. “Harapan saya, generasi selanjutnya mampu memperbaiki kekurangan yang ada sehingga tujuan besar KBA dapat tercapai dengan lebih maksimal,” tuturnya.







