iaisyaichona.ac.id – Ruang Rapat Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) tampak lebih semarak pada Senin, 16 Februari 2026. Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah mengikuti kegiatan “Pelatihan Pengelolaan Zakat dan Jaminan Produk Halal” yang dirancang untuk memperkuat kompetensi di bidang filantropi Islam dan industri halal.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Fakultas Hukum dan Syariah di bawah kepemimpinan Ahmad Muzawwir, M.Th.I., selaku dekan. Pelatihan menghadirkan narasumber dari LAZ Sidogiri, Moh. Ali Ghafir, M.Pd.I., yang dikenal aktif dalam pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan umat. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi Ekonomi Syariah.
Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen ekonomi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai mekanisme penghimpunan, pendistribusian, serta pelaporan zakat sesuai prinsip syariah dan tata kelola modern.
Materi jaminan produk halal turut menjadi perhatian utama peserta. Mahasiswa diajak memahami urgensi sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing produk di pasar halal nasional.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berisi pelatihan, tetapi juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara L-SOS INSYA dan Program Studi Ekonomi Syariah. Momentum tersebut menjadi tonggak lahirnya lembaga sosial mahasiswa Ekonomi Syariah bernama UNIFES (Unit Filantropi Ekonomi Syariah).
UNIFES secara resmi berada di bawah naungan L-SOS INSYA dan dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa Ekonomi Syariah untuk terlibat langsung dalam kegiatan filantropi, seperti pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta program sosial berbasis ekonomi syariah di lingkungan kampus dan masyarakat.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar praktik pengelolaan zakat di lembaga amil serta prosedur jaminan produk halal di lapangan. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap praktik nyata ekonomi syariah.
Melalui pelatihan ini dan pembentukan UNIFES, Program Studi Ekonomi Syariah berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep zakat dan halal secara teoretis, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam dunia filantropi Islam. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam pengelolaan zakat dan pengembangan industri halal di tengah masyarakat.







