iaisyaichona.ac.id — Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP-KKN) Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan resmi memberangkatkan peserta KKN Tahun 2026 pada Sabtu pagi (26/09/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung di Halaman Kampus INSYA, Jalan Raya Martajasah, Bangkalan.
Acara pelepasan dihadiri jajaran pimpinan INSYA Bangkalan, di antaranya Ketua Senat INSYA R.KH. Mohammad Nasih Aschal, M.Pd., Rektor INSYA Dr. Fera Andriani Djakfar Musthafa, Lc., M.Pd.I., Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta panitia pelaksana KKN 2026.
Para peserta tampak mengenakan seragam KKN dan mengikuti rangkaian apel pemberangkatan dengan penuh antusias. Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan pengabdian mahasiswa di berbagai lokasi yang telah ditentukan.
Dalam arahannya, Ketua Senat INSYA, R.KH. Mohammad Nasih Aschal, M.Pd., mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan waktu selama menjalankan KKN dengan sebaik-baiknya. Ia mendorong peserta untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan pengabdian dan berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sebisa mungkin tidak ada waktu yang terbuang. Pergunakanlah waktu yang ada untuk bisa memberikan rasa puas kepada masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN juga menjadi bagian dari proses pendidikan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun institusi. Menurutnya, keberadaan kampus tidak semata-mata berkaitan dengan gedung dan fasilitas, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk manusia yang utuh melalui pendidikan dan pengalaman pengabdian.
“Ini bukan hanya tentang gedung atau bangunan kampus semata, tetapi tentang pendidikan yang dibangun di kampus ini yang berorientasi kepada pembentukan manusia seutuhnya,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat. Menurutnya, masyarakat pada umumnya terbuka dan adaptif terhadap kehadiran mahasiswa KKN. Karena itu, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan untuk membangun komunikasi, melaksanakan program kerja, dan memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ketua Senat juga mengingatkan peserta bahwa pelaksanaan KKN membawa nama besar almamater. Penggunaan seragam KKN, pendampingan oleh DPL, serta proses pemberangkatan secara resmi menjadi bagian dari identitas mahasiswa selama menjalankan pengabdian.
“Dalam proses ini, perlu diingat bahwa terdapat penyematan nama besar Syaikhona Kholil Bangkalan,” pesannya kepada para peserta.
Pesan tersebut menjadi pengingat agar mahasiswa senantiasa menjaga sikap, etika, dan nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian. Setiap mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan nilai-nilai keilmuan dan keteladanan yang menjadi bagian dari identitas INSYA.
Dengan diberangkatkannya peserta KKN 2026, rangkaian pengabdian mahasiswa INSYA Bangkalan secara resmi dimulai selama satu bulan kedepan. Semoga seluruh proses KKN berjalan lancar, memberikan pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa, serta membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, almamater, dan seluruh pihak yang terlibat.
