Silaturahmi Pimpinan INSYA ke Ponpes An Nafi’iyah, Bahas Ketahanan Ekonomi dan Pendidikan Pesantren

iaisyaichona.ac.id – Pimpinan INSYA beserta rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren An Nafi’iyah dalam rangka mempererat ukhuwah kelembagaan sekaligus berdiskusi mengenai ketahanan ekonomi dan pendidikan pesantren di tengah arus modernisasi dan materialisme yang semakin kuat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban bersama keluar pengasuh pesantren. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan Islam saat ini, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kemandirian pesantren di tengah perubahan sosial yang begitu cepat.

Bacaan Lainnya

“Modernisasi tidak boleh membuat pesantren kehilangan ruh dan nilai perjuangannya. Pesantren harus tetap kokoh dalam menjaga tradisi keilmuan dan akhlak, namun juga mampu membangun kemandirian ekonomi agar lebih kuat menghadapi tantangan zaman,” menurut Neng Lely, putri dari pengasuh pesantren, KH. Mudzakkir.

Dalam kesempatan tersebut, Pondok Pesantren An Nafi’iyah juga disebut sebagai contoh nyata pesantren yang tidak hidup dari umat, melainkan justru turut menghidupkan ekonomi umat melalui berbagai badan usaha yang dikembangkan secara mandiri. Kehadiran unit-unit usaha pesantren dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar, serta memperkuat kemandirian lembaga.

Tidak hanya dalam bidang ekonomi, pesantren juga dinilai memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar. Salah satu contohnya ialah pembangunan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan masyarakat umum, seperti akses jalan raya yang mempermudah mobilitas warga di sekitar kawasan pondok.

Selain membahas aspek ekonomi, diskusi juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pendidikan pesantren, termasuk pembelajaran jarak jauh, pengembangan kompetensi santri, serta pemanfaatan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran. Menurutnya, pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa terjebak pada pola hidup materialistis yang dapat mengikis nilai spiritual dan kesederhanaan.

Pengasuh Pondok Pesantren An Nafi’iyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian pimpinan INSYA terhadap perkembangan pesantren. Ia berharap silaturahmi tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam penguatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi pesantren.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap lahir langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang mandiri, adaptif, dan tetap istiqamah menjaga nilai-nilai keislaman di tengah dinamika modernitas.

Pos terkait