Tingkatkan Mutu Penelitian, LP2M INSYA Realisasikan MoA Melalui Sekolah Scopus 2026: Academic Writing & Publication Bootcamp

iaisyaichona.ac.id — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat iklim akademis dan peningkatan kualitas riset dosen. Sebagai bentuk perwujudan komitmen tersebut, LP2M INSYA secara resmi merealisasikan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama (Memorandum of Agreement / MoA) bersama tiga lembaga eksternal sekaligus, yakni Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, dan Forum Komunikasi Dosen Peneliti (FKDP) Indonesia.

Sebagai wujud konkret dan luaran langsung dari kerja sama tersebut, kegiatan diimplementasikan secara nyata melalui dokumen persetujuan pelaksanaan (Implementation Agreement/ IA) dalam bentuk kegiatan “Sekolah Scopus 2026: Academic Writing & Publication Bootcamp“. Kegiatan intensif ini diselenggarakan pada Jumat hingga Minggu, 31 Juli – 2 Agustus 2026, berpusat di Hall Meeting Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Bojonegoro.

Bacaan Lainnya

Ketua LP2M INSYA, Humaidi, M.Pd menyampaikan bahwa penandatanganan MoA yang ditindaklanjuti dengan dokumen IA ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan langkah strategis dalam memenuhi kriteria standar akreditasi perguruan tinggi, khususnya pada indikator Kerjasama dan Penelitian Bereputasi.

“Sinergi antara LP2M INSYA dengan UNUGIRI, UNU Pasuruan, dan FKDP Indonesia merupakan tonggak penting. Melalui penuangan kegiatan dalam Implementation Agreement (IA), kami memastikan setiap kerja sama menghasilkan luaran akademik yang terukur, khususnya peningkatan jumlah artikel ilmiah dosen yang menembus jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus.” Tegasnya.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh para akademisi dan dosen peneliti dari berbagai perguruan tinggi. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pendampingan intensif yang terstruktur dalam beberapa sesi utama, antara lain:

  1. Bedah Scopus & Ekosistem Publikasi: Pemahaman mendalam mengenai standar jurnal internasional bereputasi serta analisis tren riset global.
  2. Pemanfaatan Tools Modern: Pelatihan eksplorasi ide, research gap, dan penyusunan naskah memanfaatkan Scopus AI serta integrasi Prompt Academic AI secara bijak.
  3. Klinik & Mentoring Naskah: Pembedahan draft judul, fokus penelitian, kesesuaian aims & scope jurnal sasaran, hingga pembenahan bab pendahuluan dan metode.
  4. Uji Orisinalitas & Etika Akademik: Pemeriksaan tingkat similarity dan analisis kecerdasan buatan menggunakan Turnitin guna memastikan naskah terhindar dari plagiarisme.

Melalui bootcamp ini, para peserta ditargetkan menghasilkan draft artikel siapsubmit ke jurnal bereputasi. Selain itu, kerja sama ini juga membuka jaringan kolaborasi riset lintas instansi serta komitmen pendampingan (mentoring) pasca-kegiatan hingga naskah berhasil dipublikasikan.

Dengan terlaksananya Sekolah Scopus 2026 melalui kemitraan strategis bersama UNUGIRI, UNU Pasuruan, dan FKDP Indonesia, LP2M INSYA optimistis dapat terus memacu produktivitas karya ilmiah para dosen sekaligus memperkuat dokumen portofolio akreditasi institusi ke depan.

Pos terkait