iaisyaichona.ac.id – Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan sukses menggelar Seleksi Tahap II Program Beasiswa Sarjana (S1) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Seleksi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur ini meliputi ujian kemampuan membaca dan memahami kitab kuning Fathul Qarib serta hafalan Al-Qur’an.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi calon penerima Beasiswa Sarjana (S1) PTKI Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Sebanyak 30 peserta yang telah dinyatakan lolos pada Seleksi Tahap I mengikuti tahapan lanjutan ini dengan penuh semangat dan antusias.
Seleksi Tahap II difokuskan pada pengujian kompetensi peserta dalam bidang kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an sebagai salah satu persyaratan utama untuk memperoleh beasiswa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif.
Untuk menjamin objektivitas dan kualitas pelaksanaan seleksi, LPPD Provinsi Jawa Timur menugaskan tiga orang tim di setiap PTKI penyelenggara, yang terdiri atas seorang penguji, seorang pemantau, dan seorang pendamping. Kehadiran tim tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai pedoman, objektif, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, Dr. R. Arif Mulyohadi, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan sebagai salah satu PTKI penyelenggara seleksi.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim LPPD Provinsi Jawa Timur dan para peserta seleksi. Program beasiswa ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi bagi santri dan mahasiswa PTKI. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, serta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga program ini dapat melahirkan generasi yang unggul secara akademik, memiliki karakter yang kuat dalam penguasaan ilmu agama, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, mewakili Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kaboel Widodo, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Program Beasiswa LPPD merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi santri dan mahasiswa di lingkungan PTKI.
“Program Beasiswa LPPD hadir sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik sekaligus penguasaan ilmu keagamaan. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa dapat menempuh pendidikan tinggi dengan lebih baik dan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan daerahnya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh PTKI penyelenggara, khususnya IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi sehingga seluruh proses penilaian dapat berlangsung secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh LPPD Provinsi Jawa Timur.

Pelaksanaan seleksi berlangsung dalam suasana yang kondusif melalui uji kemampuan membaca dan memahami kitab kuning Fathul Qarib serta hafalan Al-Qur’an bagi peserta kategori hafiz dan hafizah. Hasil seleksi ini selanjutnya akan menjadi salah satu dasar dalam penetapan penerima Program Beasiswa Sarjana (S1) PTKI Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, LPPD Provinsi Jawa Timur, dan perguruan tinggi penyelenggara, Program Beasiswa LPPD diharapkan terus menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi santri sekaligus mencetak lulusan PTKI yang unggul secara akademik, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat, bangsa, dan Provinsi Jawa Timur.






