iaisyaichona.ac.id – KSEI Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Ekonomi Syariah INSYA menyelenggarakan Gerakan Sosial (GESOS) dengan mengusung tema “Membangun Ekonomi Umat Melalui Santunan Anak Yatim” pada Minggu (5/7/2026) di Kampus Institut Agama Islam Syaichona Muhammad Cholil. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi wadah pengembangan karakter dan kepedulian sosial mahasiswa.
Kegiatan diikuti oleh anak-anak yatim yang merupakan perwakilan dari berbagai yayasan di Kabupaten Bangkalan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Komisariat KSEI se-Madura, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) internal INSYA, dosen, serta tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan sesi seremonial yang dibuka secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan program Srikandi Mengajar. Dalam sesi ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menabung sejak dini sebagai langkah awal membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijaksana. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak sekaligus menanamkan nilai-nilai hidup hemat dan perencanaan keuangan sejak usia dini.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang berlangsung meriah dan penuh antusias. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, panitia juga menyerahkan bantuan berupa pakaian kepada anak-anak yatim. Acara kemudian ditutup dengan pemberian santunan dan bingkisan, serta diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan pelaksanaan kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah INSYA menyampaikan bahwa Gerakan Sosial (GESOS) bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah gerakan nyata untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai ekonomi Islam di tengah masyarakat.

“Melalui tema ‘Membangun Ekonomi Umat Melalui Santunan Anak Yatim’, kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang kepedulian, pemerataan, dan kebermanfaatan. Santunan yang diberikan hari ini merupakan bentuk kasih sayang kepada sesama, sementara edukasi tentang pentingnya menabung menjadi bekal bagi anak-anak untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mempererat sinergi antara mahasiswa, lembaga, dan masyarakat.”
Ketua pelaksana kegiatan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari Komisariat KSEI se-Madura, Ormawa internal INSYA, para sponsor, relawan, hingga seluruh panitia yang telah bekerja sama dengan penuh dedikasi.
Melalui Gerakan Sosial (GESOS), KSEI HIMA Program Studi Ekonomi Syariah INSYA berharap dapat terus menghadirkan program-program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain membantu anak-anak yatim, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skills, seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, dan tanggung jawab sosial, sehingga mampu melahirkan generasi yang berintegritas, berjiwa sosial, serta berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan umat.






