Prodi HPI INSYA Gelar Talk Show “NGOPI” sebagai Langkah Awal Pendampingan Karier Mahasiswa

iaisyaichona.ac.id – Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Hukum dan Syariah (FHS) Institut Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan sukses menyelenggarakan Talk Show Session 1 “NGOPI (Ngobrolin Mimpi)” dengan tema “Panduan Strategis Perencanaan Karier Mahasiswa Hukum” pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh mahasiswa Prodi HPI Semester VI sebagai upaya membekali mereka dalam menyusun perencanaan karier sejak masih berada di bangku kuliah.

Hadir sebagai narasumber, Ahmad Nurun, S.H., M.H., alumni Hukum INSYA yang kini berkiprah sebagai dosen di Digitech University, legal drafter, sekaligus trainer. Berbekal pengalaman akademik dan profesional yang dimilikinya, Ahmad Nurun membagikan berbagai strategi dalam mempersiapkan karier di bidang hukum serta menekankan pentingnya membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, Ahmad Nurun menegaskan bahwa keberhasilan karier tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan mahasiswa dalam mengenali potensi diri, menetapkan tujuan karier sejak dini, serta terus meningkatkan kompetensi melalui keaktifan berorganisasi, pelatihan, sertifikasi, pengalaman praktik, dan pengembangan jejaring profesional. Ia juga mengajak mahasiswa untuk berani bermimpi besar sekaligus menyusun langkah-langkah nyata agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan.

Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam, Dr. Vicky Izza El Rahma, M.Th.I., menjelaskan bahwa NGOPI (Ngobrolin Mimpi) tidak dirancang sebagai kegiatan yang bersifat seremonial atau hanya dilaksanakan satu kali. Program ini akan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan secara berkala dengan menghadirkan alumni, praktisi, maupun profesional dari berbagai bidang sebagai sumber inspirasi bagi mahasiswa dalam merencanakan masa depan mereka.

Lebih dari sekadar talk show, program NGOPI akan dikembangkan menjadi sebuah sistem pemetaan karier dan penguatan kompetensi mahasiswa. Melalui program ini, setiap mahasiswa akan diarahkan untuk menyusun target karier sesuai dengan minat, bakat, dan kompetensinya. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Prodi HPI akan merancang berbagai program pengembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa pada setiap jalur karier.

Sebagai tindak lanjut dari pemetaan karier tersebut, Prodi Hukum Pidana Islam akan mengembangkan berbagai program penguatan kompetensi sesuai dengan kebutuhan mahasiswa pada masing-masing jalur karier. Mahasiswa yang berencana melanjutkan studi akan difasilitasi melalui program penguatan kemampuan bahasa asing, penyediaan informasi beasiswa, serta pendampingan persiapan studi lanjut. Mahasiswa yang bercita-cita menjadi advokat akan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan yang memperkuat kompetensi di bidang legal drafting, litigasi, dan profesi advokat. Sementara itu, mahasiswa yang berminat menjadi hakim, jaksa, aparatur sipil negara, akademisi, peneliti, mediator, maupun profesi lainnya akan diarahkan mengikuti program-program pengembangan kompetensi yang relevan. Seluruh program tersebut akan dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan mahasiswa serta ketersediaan jejaring dan sumber daya yang dimiliki Prodi.

Ke depan, Prodi HPI berharap setiap mahasiswa memiliki arah pengembangan karier yang lebih jelas sejak masa perkuliahan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memiliki mimpi mengenai masa depannya, tetapi juga memiliki peta jalan (roadmap) serta kesempatan untuk terus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan guna mewujudkan cita-cita tersebut.

Penyelenggaraan Talk Show Session 1 NGOPI menjadi langkah awal komitmen Prodi Hukum Pidana Islam Fakultas Hukum dan Syariah INSYA Bangkalan dalam membangun ekosistem pengembangan karier mahasiswa. Melalui program ini, Prodi HPI tidak hanya berupaya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga lulusan yang siap bersaing, adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki arah karier yang jelas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Pos terkait