INSYA Gelar Rapat Tinjauan Manajemen, Teguhkan Implementasi PPEPP dan Tindak Lanjut Hasil AMI

iaisyaichona.ac.id — Komitmen Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan dalam membangun budaya mutu terus diperkuat melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Gedung C Nyai Hj. Mutmainnah Aschal. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB.

RTM ini menjadi bagian penting dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus wujud nyata penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Setelah sebelumnya Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) dan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan, RTM menjadi ruang untuk membahas hasil evaluasi tersebut serta menetapkan langkah perbaikan dan peningkatan mutu INSYA ke depan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan berlangsung dengan kehadiran hampir seluruh jajaran pejabat struktural INSYA. Hanya sekitar empat pejabat yang tidak dapat hadir karena pada waktu yang bersamaan harus mengikuti agenda lain. Kehadiran mayoritas jajaran struktural menunjukkan komitmen bersama bahwa persoalan mutu merupakan tanggung jawab seluruh unsur manajemen, bukan hanya menjadi tugas LPM.

Dalam rapat tersebut, berbagai temuan hasil AMI dibahas secara bersama untuk menentukan tindak lanjut dan rekomendasi perbaikan. Pembahasan tidak hanya berfokus pada persoalan yang ditemukan, tetapi juga diarahkan pada langkah konkret agar setiap temuan dapat ditindaklanjuti, dikendalikan, dan menjadi dasar peningkatan mutu pada periode berikutnya.

Dengan demikian, RTM menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa hasil evaluasi tidak berhenti sebagai laporan. Setiap temuan AMI diarahkan menjadi bahan pengambilan keputusan dan perbaikan, sehingga siklus PPEPP dapat berjalan secara utuh dan berkelanjutan di lingkungan INSYA.

Suasana rapat semakin menarik pada sesi akhir ketika kegiatan dilanjutkan dengan laporan monitoring presensi kehadiran pejabat struktural serta laporan monitoring pengisian instrumen monitoring INSYA yang wajib diisi oleh seluruh pejabat struktural setiap bulan, ini sebagai upaya INSYA memperkuat budaya evaluasi, kedisiplinan, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa penjaminan mutu di INSYA tidak hanya berbicara tentang dokumen dan audit, tetapi juga tentang kinerja, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen setiap individu dalam menjalankan perannya.

Melalui RTM ini, INSYA kembali meneguhkan bahwa setiap hasil evaluasi harus melahirkan tindakan, setiap tindakan harus dipantau, dan setiap perbaikan harus menjadi pijakan untuk peningkatan mutu berikutnya.

PPEPP bukan sekadar siklus dalam dokumen mutu, tetapi menjadi cara INSYA untuk terus bergerak, berbenah, dan tumbuh menjadi institusi yang semakin berkualitas.

Pos terkait