iaisyaichona.ac.id – Sebanyak 14 mahasiswa Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung di Alun-Alun Selatan Kabupaten Bangkalan tersebut dimulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintahan, mahasiswa, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda Air Minum), TNI-Polri, Banser, hingga elemen masyarakat lainnya.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bertindak sebagai inspektur upacara. Rangkaian upacara meliputi pembacaan teks Proklamasi, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta prosesi pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Bangkalan. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat.
Di tengah peserta dari berbagai unsur tersebut, 14 mahasiswa INSYA turut ambil bagian. Mereka berasal dari sejumlah program studi, yakni Hukum Pidana Islam (HPI), Ekonomi Syariah (ESY), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Kehadiran mahasiswa INSYA dikoordinasikan oleh Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) INSYA, Mustofa. Para mahasiswa hadir setelah memperoleh undangan langsung dari panitia pelaksana upacara.
“Keikutsertaan mahasiswa INSYA dalam upacara HUT ke-81 RI ini merupakan bentuk partisipasi mahasiswa dalam memperingati kemerdekaan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme. Kami mengoordinasikan mahasiswa dari beberapa program studi agar dapat bersama-sama hadir memenuhi undangan panitia dan mengikuti rangkaian upacara dengan baik,” ujar Mustofa.
Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai program studi tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa INSYA dalam kegiatan kebangsaan di Kabupaten Bangkalan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghayati kembali nilai perjuangan para pahlawan serta pentingnya menjaga persatuan sebagai generasi penerus bangsa.
Bagi mahasiswa, mengikuti upacara kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Semangat kemerdekaan diharapkan dapat diwujudkan melalui pendidikan, pengabdian, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Partisipasi tersebut menunjukkan komitmen mahasiswa INSYA untuk terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.






