Rektor INSYA Dampingi Gubernur Khofifah dalam Wisuda ke-V Ma’had Aly Nurul Cholil

iaisyaichona.ac.id — Rektor Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA), Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I., mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam acara Wisuda ke-V Ma’had Aly Nurul Cholil, Bangkalan, Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam momentum wisuda tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan pendidikan pesantren dan peningkatan kapasitas intelektual para santri. Dalam kunjungan tersebut, panitia secara khusus meminta Rektor INSYA untuk mendampingi Gubernur selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus mendukung para santri yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program beasiswa, baik untuk studi di dalam negeri maupun di luar negeri.

Menurut Khofifah, santri memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa apabila mendapatkan akses pendidikan yang luas dan berkualitas. Karena itu, keberlanjutan studi para santri menjadi salah satu perhatian penting pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Jawa Timur.

Usai prosesi wisuda, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di ndalem KH. Hasani Zubeir. Dalam suasana yang lebih santai dan akrab, Rektor INSYA kembali mendampingi Gubernur Khofifah. Keduanya terlibat dalam diskusi mengenai berbagai persoalan pendidikan, pesantren, serta masa depan intelektual Muslim dan Muslimah.

Suasana ramah tamah semakin hangat ketika KH. Mohammad Nasih Aschal, selaku Ketua Senat INSYA, melontarkan candaan mengenai kepemimpinan perempuan di INSYA. Ia menyampaikan bahwa keputusan mengangkat Rektor perempuan di INSYA salah satunya terinspirasi oleh kepemimpinan Gubernur Jawa Timur yang juga seorang perempuan.

Candaan tersebut disambut dengan suasana penuh keakraban. Di balik candaan itu, terselip pesan tentang pentingnya memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk mengambil peran strategis dalam dunia pendidikan, kepemimpinan, dan pembangunan masyarakat.

 

Diskusi kemudian berkembang pada tema yang lebih luas, terutama mengenai bagaimana menyiapkan intelektual Muslim dan Muslimah di masa depan. Perbincangan menyoroti pentingnya generasi Muslim yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan luas, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta keberanian mengambil peran dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

Bagi INSYA, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi Islam, pesantren, dan pemerintah dalam menyiapkan generasi intelektual Muslim yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kunjungan Gubernur Jawa Timur tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Gubernur Khofifah kemudian meninggalkan lokasi untuk melanjutkan agenda berikutnya di tempat lain.

Kehadiran Rektor INSYA dalam mendampingi Gubernur Jawa Timur sekaligus menjadi bagian dari komitmen INSYA untuk terus membangun jejaring dan sinergi dengan berbagai pihak dalam pengembangan pendidikan Islam, pesantren, serta penguatan kualitas sumber daya manusia. “Dampingi Gubernur Khofifah, Rektor INSYA Bahas Masa Depan Intelektual Muslim dan Muslimah”.

Pos terkait