iaisyaichona.ac.id — Mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI), Fakultas Hukum dan Syariah, IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, Muhammad Willdan Al Baihaqi, berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 3 sebagai penulis pertama.
Artikel berjudul “Perlindungan dan Penanganan Hukum Pekerja Migran Indonesia Korban Pelanggaran Hak dan Eksploitasi di Kamboja Tahun 2023–2025” tersebut ditulis bersama A. Ahmad dan diterbitkan dalam Jurnal Ragam Pengabdian, Volume 3 Nomor 2, tahun 2026.
Artikel tersebut membahas perlindungan dan penanganan hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban pelanggaran hak dan eksploitasi di Kamboja sepanjang tahun 2023–2025. Pembahasan diarahkan pada persoalan yang dihadapi pekerja migran serta bentuk perlindungan dan penanganan hukum bagi warga negara Indonesia yang mengalami eksploitasi ketika bekerja di luar negeri.
Keberhasilan publikasi tersebut menjadi salah satu capaian akademik mahasiswa HPI, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Capaian ini juga sejalan dengan upaya Prodi HPI untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan mengkaji persoalan hukum aktual melalui penelitian dan penulisan ilmiah.
Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam, Dr. Hj. Vicky Izza El Rahma, M.Th.I., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, publikasi mahasiswa pada jurnal nasional terakreditasi menjadi bagian penting dalam penguatan budaya akademik di lingkungan Prodi HPI.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada penyelesaian tugas perkuliahan. Mereka perlu dilatih mengembangkan persoalan hukum yang dikaji di kelas maupun di lapangan menjadi penelitian dan artikel ilmiah. Capaian Willdan sebagai penulis pertama pada jurnal SINTA 3 menjadi bukti bahwa mahasiswa HPI memiliki kemampuan untuk sampai pada tahap tersebut,” ungkapnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong mahasiswa HPI lainnya untuk mulai terlibat dalam penelitian dan publikasi sejak masih berada di bangku kuliah.
Dekan Fakultas Hukum dan Syariah, H. Ahmad Muzawwir, M.Th.I., juga memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, publikasi mahasiswa pada jurnal terakreditasi perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari peningkatan kualitas akademik mahasiswa.
“Kami mengapresiasi capaian ini. Publikasi pada jurnal SINTA 3 menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang dapat masuk dalam ruang akademik nasional. Harapannya, capaian seperti ini terus berkembang dan diikuti oleh mahasiswa lainnya di Fakultas Hukum dan Syariah,” ujarnya.
Ke depan, Prodi HPI akan terus memperkuat pendampingan penelitian dan publikasi mahasiswa agar semakin banyak karya akademik mahasiswa yang dapat dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. Dengan demikian, kegiatan penelitian dan publikasi tidak hanya menjadi aktivitas dosen, tetapi juga menjadi bagian dari budaya akademik mahasiswa HPI.
