Pimpinan INSYA Jalin Silaturahmi ke Ponpes Al Asror, demi Atmosfer Kondusif bagi para Hafidz Quran

iaisyaichona.ac.id — Pimpinan INSYA melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Asror pada Jum’at, 15 Mei 2026 dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi pendidikan pesantren dan perguruan tinggi.

Rombongan pimpinan yang terdiri dari rektor Dr. Fera Andriani Djakfar, Wakil rektor 3 bidang kemahasiswaan dan kerjasama,Dr R. Arif Muljohadi, ketua BP PMB, Munali, MH, dan staf rektor sekaligus sekretaris LPM, Ilmia Rofi, ME. Rombongan disambut langsung oleh pengasuh pesantren, Nyai Hj. Ghurroh Muhajjalah, SH., M.Ag.,yang merupakan alumni terbaik produk HPI STAIS tahun 2018. Dalam penyambutan ini beliau didampingi Lora Fadhil, dan beserta jajaran pengurus pondok dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Rektor INSYA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Ponpes Al Asror yang selama ini terus memberikan dukungan kepada kampus dengan mempercayakan para santrinya untuk melanjutkan pendidikan di INSYA.

“INSYA mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pondok Pesantren Al Asror yang secara konsisten mengirimkan santri-santrinya untuk berkuliah di INSYA. Ini merupakan amanah besar bagi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan yang selaras dengan nilai-nilai pesantren terutama pesantren tahfidz,” ungkap rektor dalam sambutannya.

Pihak pengasuh Ponpes Al Asror menyampaikan bahwa selama ini mereka merasa puas dengan atmosfer akademik dan lingkungan kampus INSYA yang dinilai mendukung visi pendidikan pesantren, khususnya bagi para santri penghafal Al-Qur’an.

Menurut pengasuh, suasana religius, budaya akademik yang tetap dekat dengan tradisi pesantren, serta perhatian kampus terhadap pembinaan karakter menjadi alasan utama banyak santri Al Asror melanjutkan studi di INSYA.

“Santri kami mayoritas merupakan para penghafal Al-Qur’an. Karena itu kami merasa nyaman menitipkan mereka di INSYA, sebab suasana kampusnya mendukung misi pesantren dan tetap menjaga tradisi keilmuan serta nilai-nilai kepesantrenan,” tutur pengasuh pesantren.

Dalam dialog tersebut, pihak pengasuh juga berharap adanya informasi dan peluang beasiswa khusus bagi para hafidz dan hafidzah Al-Qur’an agar semakin banyak santri yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Menanggapi hal itu, pihak INSYA menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pesantren, termasuk dalam pengembangan program beasiswa, pembinaan tahfidz, dan penguatan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Qur’ani.

Kunjungan silaturahmi tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi ringan mengenai penguatan kerja sama pendidikan serta doa bersama untuk kemajuan pesantren dan perguruan tinggi Islam di masa mendatang.

Pos terkait