iaisyaichona.ac.id – Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Hukum dan Syariah IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Sabtu (18/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum UINSA ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarinstitusi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan tata kelola program studi dan peningkatan mutu akademik.
Kegiatan benchmarking dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengelola Program Studi Hukum Pidana Islam dari kedua perguruan tinggi. Dari Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, rombongan dipimpin oleh Ibu Dr. Vicky Izza El Rahma, M.Th.I. selaku Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam bersama Nurhidayah, S.Sos., M.H. selaku Sekretaris Program Studi dan didampingi oleh Bapak H. Ahmad Muzawwir, M.Th.I. selaku Dekan Fakultas Hukum, beserta para dosen Program Studi Hukum Pidana Islam Bapak Ahmad, M.H.I. dan Bapak Munali, M.H.
Sementara itu, Bapak Dr. H. Abdul Basith Junaidy, M.Ag selaku Ketua Program Studi HPI UINSA dan Bapak Marli Candra, LLB (Hons)., MCL. Sekretaris Program Studi menyambut langsung rombongan dengan menghadirkan Ibu Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah, M.Ag selaku Dekan Fakultas, beserta jajarannya.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), pengelolaan laboratorium, penguatan budaya mutu, strategi peningkatan akreditasi, hingga pengembangan kompetensi lulusan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, kedua institusi juga saling berbagi praktik terbaik (best practices) dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ibu Dr. Vicky Izza El Rahma, M.Th.I. menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini memberikan banyak wawasan baru yang dapat dijadikan acuan dalam pengembangan program studi.
“Kami memperoleh banyak pengalaman berharga, khususnya mengenai tata kelola program studi, implementasi kurikulum OBE, serta strategi membangun budaya mutu. Hasil benchmarking ini akan menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan akademik di Program Studi HPI,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Bapak Dr. H. Abdul Basith Junaidy, M.Ag selaku Ketua Program Studi HPI UINSA menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking merupakan sarana untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus membangun kolaborasi yang berkelanjutan antarperguruan tinggi.
“Benchmarking menjadi sarana untuk memperkuat jejaring akademik dan membangun kolaborasi antarpenguruan tinggi. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong sinergi dalam pengembangan kurikulum, penelitian, publikasi ilmiah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.” Pungkasnya.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan Program Studi Hukum Pidana Islam.
Kegiatan benchmarking kemudian diakhiri dengan sesi diskusi terbuka, penyerahan cendera mata sebagai simbol kerja sama, serta foto bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, Program Studi Hukum Pidana Islam IAI Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu dalam rangka mewujudkan program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.






