Perkuat Profesionalisme, 9 Dosen INSYA Bangkalan Ikuti Penandatanganan Pakta Integritas Dosen Sertifikasi

iaisyaichona.ac.id — Komitmen Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan dalam meningkatkan profesionalisme dan mutu tenaga pendidik terus diperkuat. Sebanyak sembilan dosen INSYA Bangkalan mengikuti kegiatan Pembinaan, Penyerahan Sertifikat Pendidik dan Penandatanganan Pakta Integritas bagi Dosen Sertifikasi Tahun Lulus 2025 yang diselenggarakan oleh Forum Pimpinan (FORPIM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (17–18 Agustus 2026), bertempat di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dosen sertifikasi terhadap tanggung jawab profesional, integritas akademik, serta pelaksanaan tugas dosen dalam mendukung peningkatan mutu perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembinaan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi dosen, penguatan profesionalisme dan kode etik, serta pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD) sebagai bagian penting dari kewajiban dosen bersertifikasi.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat secara profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Dari INSYA Bangkalan, sebanyak sembilan dosen turut mengikuti kegiatan tersebut, yakni Ihsan, M.Th.I.; Ahmad Muzawwir, M.Th.I.; Galuh Mustika Argarini, M.H.; Dewi Hidayati, M.M.; Indri Paramithasari, M.M.; Amir Hamzah, M.Pd.; Qumaruzzaman, S.Pd.I., M.Pd.; M. Rofi’i, S.Pd.I., M.Pd.; dan Achmad Hafsin, S.Pd.I., M.Pd.

Turut hadir mendampingi pada hari kedua kegiatan, Rektor INSYA Bangkalan, Dr. Fera Andriani Djakfar Musthafa, Lc., M.Pd.I. Kehadiran Rektor tersebut sekaligus mendampingi sembilan dosen INSYA Bangkalan dalam agenda penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan sertifikat pendidik. Sertifikat tersebut diserahkan oleh Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, M.Si., didampingi Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Dr. H. Ilhamulloh Sumarkan, M.Ag.

Ketua Umum Forum Pimpinan (FORPIM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Dr. Abd. Aziz, M.Ag., dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, mendorong perguruan tinggi untuk terus melakukan pengembangan program studi sekaligus meningkatkan kualifikasi akademik para dosennya.

Ia berharap para dosen yang telah memperoleh sertifikasi dapat terus meningkatkan kapasitas akademiknya, termasuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor (S3).

Selain itu, ia menekankan pentingnya dosen sertifikasi untuk melanjutkan pengembangan karier akademik melalui pengurusan Jabatan Fungsional Akademik. Menurutnya, pengembangan jabatan fungsional dosen menjadi salah satu aspek penting dalam penguatan tata kelola dan peningkatan mutu perguruan tinggi, khususnya bagi institusi yang menargetkan predikat unggul.

Sementara itu, Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penandatanganan pakta integritas tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan dosen sertifikasi memahami sekaligus melaksanakan kewajibannya secara profesional.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung lebih awal, namun mengalami penyesuaian jadwal sehingga baru dapat dilaksanakan pada Agustus 2026. Menurutnya, terlaksananya kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan koordinasi berbagai pihak.

Dr. H. M. Hasan Ubaidillah juga menegaskan pentingnya perhatian pimpinan perguruan tinggi terhadap pelaksanaan BKD bagi dosen yang telah bersertifikasi.

“Para pimpinan PT harus menekankan kepada dosen-dosen yang sudah sertifikasi untuk mengerjakan BKD sebagai bagian dari tugas wajib sebagai dosen sertifikasi.”

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa sertifikasi dosen tidak hanya berkaitan dengan pengakuan profesional, tetapi juga diikuti dengan tanggung jawab untuk melaksanakan tugas akademik secara terukur dan berkelanjutan.

Bagi INSYA Bangkalan, keikutsertaan sembilan dosen dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya akademik, serta mendorong pengembangan karier dosen.

Melalui penguatan kompetensi, pemenuhan BKD, peningkatan kualifikasi akademik, dan pengembangan jabatan fungsional, INSYA Bangkalan terus berupaya membangun ekosistem akademik yang profesional dan berorientasi pada peningkatan mutu perguruan tinggi.

Pos terkait