Ketua Senat INSYA Bangkalan KH. Nasih Aschal Apresiasi Perhatian Prabowo kepada NU dan Komitmennya terhadap Pendidikan Pesantren

Oplus_131072

iaisyaichona.ac.id – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026 resmi berakhir dengan lancar dan sukses. Acara penutupan yang digelar di Kampus Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA), Bangkalan, pada Selasa (23/6/2026), menjadi momen penting bagi warga Nahdliyin menjelang agenda besar organisasi selanjutnya.

Ketua Senat INSYA KH. Mohammad Nasih Aschal, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena kampus yang dipimpinnya dipercaya menjadi lokasi penutupan forum nasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan bagi keluarga besar INSYA dan masyarakat Bangkalan.

Bacaan Lainnya

Ra Nasih menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara penutupan menjadi perhatian besar yang menunjukkan kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama. Kehadiran kepala negara tersebut, kata dia, memberikan semangat sekaligus arah bagi warga NU dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Sebagai tuan rumah, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian yang selama ini diberikan kepada NU. Kami juga merasa terhormat karena beliau berkenan hadir di kampus ini dan menyampaikan berbagai arahan penting,” ujar Ra Nasih.

Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pesantren. Menurutnya, dukungan tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap perkembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas kampus INSYA.

“Kampus Institut Syaichona Cholil saat ini mengalami banyak kemajuan. Itu menjadi bukti bahwa sektor pendidikan terus mendapatkan perhatian dan dukungan yang serius,” ungkapnya.

Sumber Dokumentasi Foto dari Instagram Insya Bangkalan

Lebih lanjut, Ra Nasih menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan Munas dan Konbes PBNU 2026. Ia menilai keberhasilan acara berskala nasional tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi berbagai unsur, mulai dari panitia, relawan, hingga seluruh pihak pendukung lainnya.

“Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat kerja keras banyak pihak. Terima kasih kepada SC, OC, relawan, dan semua yang telah mengemban amanah untuk menyukseskan kegiatan ini. Semoga menjadi amal dan membawa keberkahan,” tuturnya.

Berakhirnya Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU 2026 sekaligus menutup pembahasan sejumlah isu strategis keumatan dan kebangsaan. Forum tertinggi NU setelah Muktamar itu diharapkan menjadi pijakan penting dalam merumuskan langkah organisasi menghadapi dinamika global dan tantangan masa depan.

Sumber Dokumentasi Foto dari Instagram Syaichona_Online.

Ra Nasih optimistis berbagai keputusan yang dihasilkan dalam forum tersebut akan membawa manfaat bagi jam’iyah, umat, dan masyarakat luas. Ia juga berharap hasil Munas-Konbes menjadi bekal menuju pelaksanaan Muktamar NU mendatang.

“Melalui forum ini, NU melangkah menuju Muktamar. Insyaallah, Muktamar nanti juga akan melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi jam’iyah,” pungkasnya.

Pos terkait